Mukomuko – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mukomuko, menginformasikan tidak ada pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), maupun Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) di daerah Kabupaten Mukomuko pada tahun 2025.
Kepala Bidang Pengadaan, Pengembangan SDM, dan Pembinaan ASN (BKPSDM) Kabupaten Mukomuko, Niko Hafri, mengungkapkan bahwa keputusan ini selaras dengan kebijakan pemerintah pusat serta mempertimbangkan kondisi aktual pelaksanaan seleksi ASN tahun 2024 yang masih berlangsung.
“Informasi yang kami terima dari pusat menegaskan bahwa tidak ada penerimaan ASN pada tahun 2025, karena seleksi tahun sebelumnya masih dalam tahap pelaksanaan,” ungkapnya, (4/6/2025).
Selain itu, penundaan rekrutmen ini juga disebabkan oleh proses evaluasi internal di tingkat daerah terkait beban kerja dan kebutuhan riil pegawai. Faktor lain yang turut memengaruhi adalah keterbatasan anggaran serta penyesuaian struktur organisasi di lingkungan pemerintahan.
Meskipun masyarakat menunjukkan antusiasme terhadap peluang pembukaan formasi CPNS, perlu dipahami bahwa proses rekrutmen ASN harus melalui perencanaan matang yang melibatkan koordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk penyesuaian terhadap kemampuan fiskal daerah.
“Dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum diverifikasi terkait lowongan CPNS maupun PPPK. Semua informasi resmi akan diumumkan melalui saluran yang sah,” jelas Niko.
Lebih lanjut, Niko, menambahkan bahwa pada tahun ini pihaknya fokus untuk pendataan dan penataan tenaga non-ASN yang saat ini masih aktif di berbagai instansi.
Langkah ini menjadi bagian dari persiapan menuju skema transisi tenaga non-ASN ke status ASN melalui jalur PPPK atau kebijakan alternatif yang sedang disusun oleh pemerintah pusat.
“Penataan ini penting sebagai dasar kebijakan lanjutan terkait status kepegawaian tenaga non-ASN. Pendataan dilakukan secara menyeluruh dan terverifikasi,” pungkas Niko Hafri.
RIZON SAPUTRA
