Bupati Sapuan Undang Secara Khusus Mentan Berdialog Dengan forum Kades Se-Kabupaten Mukomuko

BENGKULU – Jumat pagi sekitar Pukul 08.00 WIB Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH bersama Bupati Mukomuko, H. Sapuan, SE., MM., AK., CA., CPA mendarat di Bandara Fatmawati, Bengkulu. 

Kedatangan Menteri Pertanian Republik Indonesia tersebut dalam rangka menghadiri Panen Raya bersama sejumlah Kepala Daerah yang dilaksan di Kabupaten Seluma dan dalam memenuhi undangan Bupati Mukomuko dalam rangka Pertemuan dengan Forum Kades Kabupaten Mukomuko, terkait pembangunan sektor pertanian melalui pemanfaatan dana desa bidang ketahanan pangan untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan daerah.

Disampaikan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Syahrul Yasin Limpo bahwa Pihaknya mengajak pemerintah daerah dan jajaran TNI-Polri di Provinsi Bengkulu untuk menggalakkan gerakan bela negara dengan menjaga ketahanan pangan nasional.

“Kami mengajak Pak Wagub, Bupati dan adik-adik Kasrem, TNI-Polri sama-sama menggerakkan bela negara, dengan kompak menjaga ketahanan pangan kita,” sampainya.

Lebih lanjut dikatakan SYL, ketahanan pangan dalam kondisi rentan terhadap perubahan zaman yang menurutnya, sangat perlu dijaga agar tidak menimbulkan situasi paceklik missal dimasa yang akan datang.

“Berkaca dari pandemi, masyarakat dibatasi untuk keluar rumah. Namun jika hanya berdiam diri, akan mempersulit keadaan. Agar tidak menimbulkan kelaparan massal, hal ini sangat perlu kita jaga,” ujarnya.

Kendati demikian, secerca harapan baru ditawarkan SYL kepada petani di Bengkulu,

Menurutnya, wilayah Provinsi Bengkulu diyakini daerah dengan kondisi geografis yang cocok dalam menjaga ketahanan pangan, Dimana dengan hasil panen sekitar 290 ribu ton gabah kering atau 167 ton beras di atas lahan 58 ribu hektare, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangan di daerah ini. Dengan jumlah luasan lahan persawahan yang ada saat ini, Ia pun meminta semua pihak tidak mengubah fungsi lahan menjadi kawasan pertanian lainnya.

“Semoga lahan persawahan yang ada, dapat terus terjaga dan tidak mengubah fungsi lahan, agar tidak lagi kekurangan beras serta bisa menjadi penopang kebutuhan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Mukomuko, H Sapuan, SE., MM., AK., CA., CPA dalam wawancaranya menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Menteri pada acara panen raya di Provinsi Bengkulu dan memenuhi undangannya dalam pertemuan dengan Forum Kades se-Kabupaten Mukomuko.

“Terima kasih atas kunjungan Bapak Menteri, telah memberikan support, memberikan semangat kepada para petani untuk lebih aktif membangun pertanian. Alhamdulillah Bapak Menteri dapat hadir di tengah tengah kami, ini adalah bagian dari cara kami bersyukur kepada Allah,” ucapnya.

Ditambahkannya secara khusus ia juga mengundang Menteri Pertanian Republik Indonesia untuk memberikan arahan terkait pembangunan sektor pertanian melalui pemanfaatan dana desa bidang ketahanan pangan untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan daerah.

“Sesi berikutnya, akan dipaparkan oleh Bapak Menteri di hadapan seluruh Kades se-Kabupaten Mukomuko. Semoga pencerahan dari Bapak Menteri dapat menjadi pengalaman yang nantinya akan di implementasikan di desanya masing-masing,” pungkas Bupati Sapuan (wr1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *