Mukomuko – Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Mukomuko, Ramon Hosky, mengimbau pihak sekolah untuk lebih teliti dalam menginput data pada aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Akurasi data ini dinilai sangat penting untuk mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan pendidikan yang tepat sasaran, Jum`at (29/11/24).

“Dapodik adalah sumber data utama yang digunakan pemerintah dalam berbagai program pendidikan, mulai dari alokasi anggaran hingga penyaluran bantuan. Oleh karena itu, kami meminta pihak sekolah untuk memastikan data yang diinput benar-benar valid dan sesuai kondisi di lapangan,” ujar Ramon.
Ramon menjelaskan bahwa kesalahan dalam penginputan data Dapodik dapat berdampak serius, seperti penundaan bantuan operasional sekolah (BOS) dan kesalahan distribusi program pendidikan lainnya. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara operator sekolah, kepala sekolah, dan Dinas Pendidikan untuk memastikan data yang dimasukkan sudah diverifikasi dengan baik.

“Kami sudah memberikan pelatihan kepada operator sekolah terkait penggunaan Dapodik. Namun, kami juga mengingatkan pentingnya verifikasi data oleh kepala sekolah agar tidak ada kesalahan yang merugikan pihak sekolah maupun siswa,” tambah Ramon.
Dinas Pendidikan Kabupaten Mukomuko juga berencana mengadakan monitoring dan evaluasi secara berkala untuk memastikan kualitas data yang diinput. Selain itu, pihaknya membuka saluran komunikasi bagi sekolah yang mengalami kendala teknis atau membutuhkan pendampingan dalam penginputan data.

“Data yang akurat adalah fondasi dari keberhasilan program pendidikan. Kami berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk menjaga kualitas data Dapodik,” tutup Ramon.
Imbauan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab pihak sekolah dalam pengelolaan data pendidikan, sehingga program-program pemerintah dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran, (Wr/Adv).
