Mukomuko – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Mukomuko, terus berkomitmen untuk mendorong perkembangan sektor UMKM di wilayah Kabupaten Mukomuko.
Dalam hal ini pihak Disperindagkop-UKM Mukomuko lakukan pertemuan dengan pimpinan Bank Indonesia di Bengkulu, untuk membahas keberlanjutan dan peningkatan kualitas usaha mikro, kecil dan menengah di daerah Mukomuko.
Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Mukomuko, Nurdiana SE, MAP, menjelaskan bahwa tujuan utama pertemuan tersebut adalah untuk memperjuangkan akses permodalan bagi pelaku UMKM setempat, yang selama ini terkendala oleh keterbatasan dana untuk mengembangkan usaha mereka, 3/1/2025.
“Sebagian besar pelaku UMKM di Kabupaten Mukomuko menghadapi masalah utama terkait modal usaha. Oleh karena itu, kami berupaya agar Bank Indonesia dapat memberikan dukungan dalam bentuk modal untuk membantu kelancaran usaha mereka,” jelasnya.
Terlihat dalam waktu sekarang di Kabupaten Mukomuko memiliki banyak pelaku UMKM yang bergerak di berbagai sektor, seperti kerajinan tangan, makanan dan lainnya.
Lebih lanjut Nurdiana, mengatakan bahwa produk-produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM di daerah ini pun memiliki kualitas yang bersaing dengan produk dari luar daerah.
Namun, salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan dalam hal pemasaran dan fasilitas pendukung usaha, seperti peralatan produksi.
“Kami berharap dukungan dari Bank Indonesia tidak hanya dalam bentuk modal, tetapi juga dalam penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung pengembangan UMKM, seperti mesin pengemas dan mesin pengolah produk,” tutup Nurdiana, SE, MAP. (rz)
