Mukomuko – 30/12/2024, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, menginformasikan realisasi peremajaan sawit rakyat pada tahun 2024 telah mencapai 906 hektare dari target 1.000 hektare.
Program ini ditujukan untuk mengganti tanaman kelapa sawit yang sudah tidak produktif akibat penggunaan bibit berkualitas rendah atau berusia tua.
Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Mukomuko, Fitriyani Ilyas, melalui Kabid Perkebunan, Iwan Cahaya, menjelaskan bahwa lahan seluas 906 hektare ini mencakup lahan yang sudah selesai direalisasikan serta yang masih dalam proses, baik di tingkat provinsi maupun di Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian.
“Realisasi ini termasuk yang sudah memasuki tahap kerja sama (PKS) tahap II seluas 67,8 hektare, sementara sisanya masih dalam berbagai tahap proses administratif dan teknis,” jelasnya.
Adapun proses peremajaan sawit ini berlangsung dalam beberapa tahap, di antaranya, tahap I masih menunggu rekomendasi teknis dari Ditjen Perkebunan untuk lahan seluas 342,42 hektare, tahap III seluas 229,76 hektare, tahap IV seluas 181 hektare, serta tahap V seluas 106 hektare.
“Meskipun peremajaan sudah dimulai, pelaksanaan fisik seperti penebangan dan pengolahan lahan baru akan dimulai pada tahun 2025,” katanya.
Untuk tahun 2025, Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko menargetkan kembali peremajaan sawit rakyat sebanyak 1.000 hektare lahan yang tidak produktif.
Selain itu, Iwan Cahaya, juga menambahkan bahwa beberapa kelompok tani sudah mengajukan proposal untuk mengikuti program peremajaan sawit pada tahun mendatang.
“Kelompok-kelompok ini diharapkan dapat menjadi bagian dari target peremajaan sawit di Kabupaten Mukomuko pada tahun 2025,” tutup Iwan Cahaya. (rz)
