Jakarta, Aktual Daerah.Id – 8/2/2025, Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia, merencanakan pemangkasan anggaran Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) di wilayah Indonesia pada tahun 2025.
Adapun, pada saat ini pemotongan anggaran Kementerian Kesehatan sebesar Rp 19,6 triliun, telah disetujui oleh DPR.
Seperti yang dikutip dari media KOMPAS.com, Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, mengungkapkan bahwa setelah anggaran tersebut ditetapkan, pihaknya akan mengevaluasi pelaksanaan program dalam enam bulan ke depan untuk memutuskan apakah tambahan anggaran diperlukan.
Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa layanan kesehatan tidak akan dikurangi, meski ada kebutuhan untuk penghematan.
“Program yang kemungkinan terkena dampak pemangkasan adalah Pemeriksaan Kesehatan Gratis. Anggaran saat ini hanya mencakup pemeriksaan untuk 200 juta orang, jauh lebih rendah dari target awal 280 juta orang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan hal ini dipengaruhi oleh minat masyarakat yang belum tentu sepenuhnya memanfaatkan program di tahun pertama.
“Namun, kami tetap optimistis 200 juta orang bisa memanfaatkan program tersebut, mengingat jumlah tersebut sebanding dengan penerima vaksin Covid-19,” jelas Budi.
Dilanjutkannya, program ini tidak bersifat wajib, dan jika jumlah pemanfaat program di bawah perkiraan, anggaran PKG akan disesuaikan.
“Kami akan memantau realisasi program selama enam bulan kedepan, dan jika kekurangan anggaran dirasa penting untuk masyarakat, penambahan anggaran dapat diajukan,” tutup Budi Gunadi Sadikin. (rz)
