Mukomuko.- Pemandangan lalu lalangnya truk pengangkut tandang buah segar atau TBS jalan lintas Bengkulu – Padang khususnya dalam wilayah Kabupaten Mukomuko dengan tidak menggunakan jaring pengaman susah menjadi hal yang biasa, dan hal tersebut menjadi perhatian khusus Satlantas Polres Mukomuko
Satlantas Polres Mukomuko, dalam hal ini mengimbau kepada seluruh pemilik truk yang bermuatan tandan buah segar (TBS) kelapa sawit ketika melintas di jalan raya agar menutup muatannya menggunakan jaring.
“Saaat ini kita masih mengingatkan agar truk pengangkut TBS yang muatannya melebihi bak truk ditutup jaring karena khawatir membahayakan pengendara lain,” kata Kapolres Mukomuko, AKBP. Nuswanto, SH., S.Ik., MH melalui Kasatlantas, AKP. Fery Octaviari Pratama, S.Ik., MH
Selain itu pihaknya juga mengimbau agar ketinggian buah sawit tidak terlampau tinggi melebihi bibir bak truk atau bak angkutan sawit lainnya. Hal ini sebagai upaya pencegahan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Kalau muatan TBS-nya ditutup jaring kemudian ketinggian dibatasi maka akan aman dan membuat nyaman pengendara lain karena buah tidak akan jatuh,” pungkasnya.
Untuk diketahui, kebijakan menutup muatan buah sawit di atas truk dengan jaring sempat diberlakukan di Kabupaten Mukomuko. Sayangnya, saat ini, sudah sangat jarang truk sawit menutup angkutannya dengan jaring. Sehingga dikhawatirkan bisa memicu kecelakaan. (adm)
