Stok LPG Subsidi di Mukomuko Aman hingga Akhir Tahun, Warga Mampu Diminta Tidak Gunakan Gas 3 Kg

Mukomuko – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindagkop) Kabupaten Mukomuko memastikan bahwa stok gas LPG bersubsidi ukuran 3 kg aman hingga akhir tahun 2024. Masyarakat diminta tidak khawatir mengenai ketersediaan gas elpiji yang biasa disebut “gas melon” ini, Rabu (20/11/24).

Kepala Dinas Perindagkop Mukomuko, Nurdiana, menyatakan bahwa dari hasil pemantauan di 15 kecamatan, distribusi gas LPG bersubsidi berjalan lancar dan tidak ditemukan kelangkaan. “Pasokan gas LPG 3 kg ke 250 pangkalan di Mukomuko tetap lancar, berkat kerja sama dengan PT Gresik Putra Abadi dan agen PT CBL, serta dukungan dari Polres Mukomuko,” jelas Nurdiana.

Distribusi Diawasi Ketat
Untuk memastikan distribusi LPG subsidi tepat sasaran, Dinas Perindagkop bersama mitra kerja melakukan pengawasan ketat. “Kami terus berkolaborasi dengan pihak terkait agar distribusi LPG 3 kg ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang berhak,” tambahnya.

Dinas Perindagkop juga mengimbau warga yang tergolong mampu agar tidak menggunakan gas LPG bersubsidi. “Kami mengharapkan kesadaran masyarakat mampu untuk beralih ke LPG non-subsidi, sehingga kuota gas subsidi benar-benar dinikmati oleh mereka yang membutuhkan,” kata Nurdiana.

Langkah ini diambil untuk mencegah pengurangan kuota akibat distribusi yang tidak tepat sasaran. Dengan ketersediaan yang terjaga dan distribusi yang tertib, diharapkan kebutuhan energi masyarakat Mukomuko tetap terpenuhi hingga akhir tahun.

Pemerintah Kabupaten Mukomuko berkomitmen untuk terus memantau dan memastikan ketersediaan LPG bersubsidi bagi masyarakat. Kerja sama semua pihak, terutama kesadaran warga dalam menggunakan gas sesuai ketentuan, diharapkan dapat mendukung ketahanan energi di daerah ini, (Wr/Adv).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *